Korban Gempa Dahsyat Tembus 250 Orang, Kolombia Berkabung 3 Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kolombia mengumumkan tiga hari masa berkabung nasional setelah gempa bumi magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat negara, menyebabkan setidaknya 250 orang tewas. Gempa ini dinilai sebagai gempa terkuat yang melanda Kolombia dalam satu abad terakhir. Pemerintah menetapkan bendera setengah tiang di gedung pemerintahan dan kedutaan besar sebagai penghormatan korban.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung dengan menggunakan alat berat, anjing pelacak, dan partisipasi warga yang membentuk rantai manusia untuk mengangkat puing. Di Cali, banyak permukiman hancur berlumpuh, rumah dan apartemen berubah menjadi puing, sementara Rumah Sakit Universitario del Valle mengalami kerusakan sehingga pasien dipindahkan ke area parkir. Sistem kesehatan negara ini berada di bawah tekanan ekstrim akibat bencana ini.
Banyak warga terpaksa tidur di luar rumah karena khawatir akan gempa susulan atau rumah rusak. Pemerintah telah menyatakan status darurat dan menjanjikan subsidi sewa bagi keluarga terdampak. AS menyumbangkan bantuan darurat senilai US$5,5 juta, sementara warga dan berbagai negara terus mengirimkan bantuan material seperti air, makanan, dan darah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 00.02
Update Korban Gempa M 7,4 di Kolombia: 224 Orang Tewas
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 07.53
Gempa Dahsyat M7,4 Guncang Kolombia, 132 Orang Tewas, 7 Bandara Lumpuh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 07.52
5 Fakta Gempa Maut M 7,4 di Kolombia Tewaskan 111 Orang
Berita terkait
Wamensos soal Gempa NTT: Kami Upayakan Bantuan Cepat dan Siapkan Santunan Korban
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 15.01
Agus Jabo Ungkap Upaya Kemensos Percepat Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.41
Korban tewas akibat gempa Kolombia capai 294 orang
ANTARA News · 16 Agustus 2026 pukul 10.40
Gempa Dahsyat M7,4 Guncang Kolombia, 111 Orang Tewas
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 07.00