Korea Selatan Kecewa dan Tuntut Permintaan Maaf Ukraina, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Korea Selatan meminta Ukraina memberikan penjelasan dan permintaan maaf setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan di depan PBB bahwa Kyiv telah menyerahkan dua tentara Korea Utara yang ditangkap di medan perang. Kedua tentara Korut ini sebelumnya ditangkap Ukraina pada awal tahun lalu dan merupakan bagian dari pasukan Pyongyang yang mendukung Rusia dalam perang. Presiden Korsel Lee Jae Myung menyampaikan kekecewakannya melalui X, menyatakan bahwa pengungkapan ini melanggar kesepakatan kerahasiaan antara kedua negara. Dmytro Lytvyn, ajudan Zelensky, menjelaskan bahwa Ukraina sebagai negara terbuka tidak akan aneh jika pemindahan tersebut dilaporkan secara terbuka. Namun, kantor kepresidenan Korsel menilai pernyataan ini merusak kepercayaan dan hubungan persahabatan antara kedua negara, sekaligus menyatakan bahwa kantor pers Ukraina menyangkal adanya kesepakatan kerahasiaan. Korsel juga sedang mempertimbangkan langkah-langkah tambahan terkait kasus ini. Pemindahan kedua tentara tersebut ke Korsel juga berkaitan dengan status kewarganegaraan, karena berdasarkan konstitusi Korsel, seluruh warga Korea termasuk warga Korut dianggap sebagai warga negara Korsel.
Bagikan
Berita terkait
Kemendikdasmen Buka 139 Ribu Kuota Guru CPNS Tahun Depan, Tak Wajib Lulus PPG
JawaPos · 28 September 2026 pukul 10.01
Hujan Lebat Berpotensi Guyur Bogor dan Depok, Ini Prakiraan Cuaca Jabodetabek 28 September
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 10.00
Jadi Rantai Pasok SPPG, Tambak Ikan di Muara Gembong Serap Lapangan Kerja
Detik.com · 28 September 2026 pukul 09.54
Induk Orang Utan hingga Trenggiling Dievakuasi dari Karhutla Kotim
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.53