Koster Dorong Atma Wedana Massal Jadi Model di Bali, Sorot Hibah ke Desa Adat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Bali, Wayan Koster, mendorong pelaksanaan Atma Wedana massal menjadi model di pulau tersebut, menyebutnya solusi yang sangat baik karena mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menjalankan yadnya. Atma Wedana adalah upacara penyucian roh leluhur (atma) dalam tradisi Hindu, dikenal juga sebagai nyekah, memukur, atau ngeroras, yang bertujuan meningkatkan status jiwa orang yang meninggal menjadi Dewa Pitara sebelum ditempatkan di tempat suci keluarga.
Koster menilai pelaksanaan Atma Wedana secara massal, seperti yang dilakukan untuk 18 sawa, bagus sekali dan harus terus dikembangkan agar upacara tidak menjadi beban personal bagi masyarakat. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Upacara Pitra Yadnya (Pranawa) Atma Wedana, Ngaben dan Nyekah Massal yang digelar Desa Adat Bualu, Kuta Selatan, Badung, pada Minggu 2 Agustus.
Gubernur Koster secara simbolis melaksanakan prosesi ngayeg tirta yang diiringi para pemangku sebagai bagian dari rangkaian upacara suci penyempurnaan atma leluhur. Menurutnya, pemerintah akan terus hadir mendukung desa adat sebagai benteng pelestarian budaya sekaligus penguatan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Bali.
Bagikan
Berita terkait
Di Teras Rumah Itu, Batasan Bali Dilanggar
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 08.06
Vila Mewah Emana Wedari Ubud Padukan Kenyamanan dan Budaya Lokal
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 00.56
Info Rahinan Umat Hindu Bali Oktober 2026: Tumpek Wayang hingga Saraswati
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 05.56
Bupati Badung Dorong Gotong Royong Warga Dukung Pariwisata di Bongkasa
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.12