KP2MI Hadirkan Asta Mandala SMK Go Global untuk Wujudkan SDM Unggul Berdaya Saing Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meluncurkan Asta Mandala SMK Go Global sebagai kerangka utama membangun talenta Indonesia yang kompeten, terlindungi, dan berdaya saing global. Program ini merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekosistem pelindungan pekerja migran dan mendorong transformasi penempatan tenaga kerja menuju sektor berkeahlian menengah dan tinggi. Pemerintah menargetkan penempatan 500.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) selama 2026–2029, dengan rincian 40.000 pada 2026, 140.000 pada 2027, 180.000 pada 2028, dan 140.000 pada 2029. Program SMK Go Global mempersiapkan lulusan SMK dan masyarakat umum agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri internasional. Untuk memastikan efektivitas, dibentuk Satuan Tugas SMK Go Global yang melibatkan 12 kementerian dan lembaga, perguruan tinggi, lembaga pendidikan vokasi, serta sektor swasta. Pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan riil pasar kerja internasional (demand driven). Mukhtarudin menegaskan rebranding pekerja migran dari tenaga kerja berkeahlian rendah menjadi medium dan high skill, serta menyusun grand design Kementerian P2MI 2025–2045.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.06
Target 500 Ribu Pekerja Migran, KP2MI Siapkan Program SMK Go Global
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.15
Serbu! P2MI Buka Pelatihan Gratis Bagi Calon Migran Lulusan SMK
Berita terkait
Begini POV Pembawa Baki saat Terima Bendera Merah Putih dari Presiden Prabowo
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.55
Presiden cium bendera Merah Putih sebelum diserahkan ke pembawa baki
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 10.41
Presiden Prabowo pimpin Upacara Detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 10.17
Bareng Keluarga, Gibran Hadiri Upacara Peringatan HUT 81 RI di Istana
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 09.59