Krisis Palestina Makin Kritis, Jutaan Warga Gaza Kehilangan Akses Kebutuhan Dasar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Komite Bantuan Kepresidenan Palestina, Mahmoud Sidqi Al-Habbash, menyatakan kondisi kemanusiaan di Palestina tetap kritis hingga September 2026 akibat perang genosida. Krisis ini menyebabkan jutaan warga kehilangan akses terhadap kebutuhan pokok dan layanan dasar.
Di Jalur Gaza, lebih dari dua juta jiwa mengalami kelangkaan pangan, air bersih, listrik, dan layanan kesehatan. Sementara itu, wilayah Tepi Barat menghadapi situasi memprihatinkan berupa pembunuhan, perusakan kamp pengungsian, serta hambatan akses ibadah di Masjid Al-Aqsa. Penyaluran bantuan kemanusiaan mendesak dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan, medis, pendidikan, dan hunian darurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 17.32
7 Negara Muslim Ini Tidak Walk Out saat PM Netanyahu Berpidato di Sidang PBB
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 19.00
Dampak Perang Gaza: PDB Anjlok 83 Persen, Pengangguran Tembus 90 Persen
Detik.com · 25 September 2026 pukul 13.39
Bertemu BAZNAS, Komite Kepresidenan Palestina Ungkap Kondisi Gaza Terkini
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 05.46
Indonesia serukan perdamaian dan pemulihan kehidupan masyarakat Gaza
Berita terkait
3.000 Porsi Makanan Hangat Disalurkan untuk Warga dan Pengungsi Gaza
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 15.36
Erdogan Soroti Gaza di Sidang PBB, Israel Pilih Walk-Out
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.13
Di Sela Forum PBB, Indonesia Ajak Negara Muslim Lakukan Aksi Konkret untuk Palestina
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.30
Indonesia dorong perdamaian Palestina hasilkan perubahan nyata
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 13.25