Krisis Solar Berpotensi Naikkan Tarif Logistik 120 Persen, Harga Sembako Terancam Meroket
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelangkaan biosolar di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memicu antrean panjang di SPBU dan mengancam stabilitas harga barang pokok. Pelaku usaha logistik terancam beralih ke solar nonsubsidi karena distribusi subsidi tidak lancar, yang diprediksi akan meningkatkan tarif angkutan minimal sebesar 120%. Sebagai contoh, biaya jalur Pare-Pare berpotensi melonjak dari Rp2,5 juta menjadi Rp5,5 juta.
Kenaikan biaya logistik ini dikhawatirkan memicu efek domino berupa lonjakan harga sembako seperti beras, pupuk, dan minyak goreng, yang berujung pada inflasi pasar. Para pengusaha mendesak Pertamina untuk transparan mengenai penyebab kelangkaan dan meminta pemerintah mempertegas tindakan satgas terhadap oknum penyeleweng BBM agar distribusi kembali normal.
Bagikan
Berita terkait
24 Jam Siaga, Kapal Transko Dara 3218 Jaga Distribusi Energi dari RU Balongan
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.22
Pertamina Suplai Logistik dan Obat-Obatan ke Pelosok Manggarai Timur NTT
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.37
Harris Abdi Sembiring Meliala Jadi Dirut Pertamina Trans Kontinental
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 15.40
Terminal BBM Manggis Tambah Dermaga Jetty, Memperkuat Pasokan Jatimbalinus
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 08.35