Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Kronologi Mahasiswa PPDS FK Unair Diduga Keracunan Makanan Saat Pradik di RSUD Dr Soetomo

Sebanyak 289 mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mengikuti kegiatan Pra-pendidikan (Pradik) di lantai tujuh Gedung Pusat Diagnostik Terpadu (GPDT) RSUD Dr Soetomo pada Senin, 28 September 2020. Makanan berupa nasi kotak disampaikan oleh pihak FK Unair ke lantai rubanah GPDT sekitar pukul 09.00 WIB, kemudian naik ke GDC lantai tujuh pukul 09.15 WIB, dan ditata di Hall GDC pukul 09.30 WIB. Nasi kotak baru dibagikan kepada para peserta sekitar pukul 11.30 WIB, dan para mahasiswa langsung memakannya karena sedang dalam waktu istirahat.

Gejala keracunan makanan mulai muncul sekitar 30 menit hingga empat jam setelah konsumsi makanan tersebut. Menurut Kabag Diklat RSUD Dr Soetomo, Astindari, nasi kotak yang disajikan mengandung telur rebus, sayur, acar, dan daging rendang. Direktur RSUD Dr Soetomo, Prof Cita Rosida, memastikan bahwa sampel makanan sedang diteliti oleh Puslabfor Polda Jawa Timur, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengidentifikasi penyebab pasti keracunan makanan ini.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apakah makanan yang disajikan menjadi penyebab utama keracunan makanan tersebut. Namun, banyaknya jumlah mahasiswa yang terkena dan kronologi penyajian makanan yang tidak terlalu lama sebelum dikonsumsi menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan dalam investigasi lebih lanjut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait