Kronologi Skandal Manchester City hingga Peran Pangeran Arab
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran aturan keuangan Premier League melalui skema pendanaan terselubung (Disguised Funding Scheme). Klub terbukti memalsukan nilai sponsor dari perusahaan Abu Dhabi untuk menyembunyikan suntikan modal besar dari Sheikh Mansour dan Abu Dhabi United Group (ADUG) agar terlihat mematuhi aturan Financial Fair Play.
Data menunjukkan dari total pendapatan sponsor Abu Dhabi sebesar 949,94 juta poundsterling (2009-2018), hanya 119,25 juta poundsterling yang merupakan pembayaran asli. Sisanya, sebesar 830,69 juta poundsterling, dibayarkan oleh ADUG. Selain itu, City terbukti memberikan kesaksian palsu, menghambat penyelidikan, dan melakukan manipulasi pembayaran karyawan serta hak citra pemain. Manchester City berencana mengajukan banding atas putusan ini.
Bagikan
Berita terkait
Khaldoon Al Mubarak Yakin Man City tak Bersalah di Kasus FFP
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 13.00
Michael Carrick Optimistis Manchester United Bangkit Usai Kalah dari Manchester City
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.43
Drama Kartu Merah! Manchester United Kalah, Persebaya Menang
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 07.38
Badan Wasit Liga Inggris Minta Maaf ke Manchester United soal Goal Haaland
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 06.38