Kronologi temuan 995 pucuk senjata api di sekolah swasta Jaksel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim kuasa hukum sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menemukan 995 pucuk senjata api, amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, serta barang diduga narkotika (sabu dan ganja) dan VCD porno di ruangan bekas Kepala Yayasan berinisial IWD. Penemuan terjadi saat pihak sekolah hendak membuka ruangan untuk kebutuhan operasional guru, didampingi polisi.
Pelaporan kepada Polres Metro Jakarta Selatan diterima pada 15 Juli 2026. Polisi telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal sebelum penyidikan berlanjut. Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, mengungkapkan keheranan atas keberadaan alat pembuat amunisi dan barang terlarang di lingkungan sekolah yang menampung TK hingga SMA. Airsoft gun yang ditemukan memiliki laras polos yang dinilai berpotensi mematikan.
Polisi saat ini menyelidiki kasus ini lebih lanjut untuk mengungkap asal-usul senjata dan narkoba serta menentukan tersangka. Masyarakat meminta polisi menggeledah lebih dalam terkait dugaan adanya "bunker" di area sekolah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 14.37
Sahroni Minta Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel Diusut hingga Akar
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.23
995 Senjata Api-Narkoba Ditemukan di Bungker Sekolah Swasta di Jaksel
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 13.01
Heboh Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel, Polisi Ogah Dibilang Lamban
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.15
Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel, Sahroni: Jangan Sampai Ada Jaringan Besar
Berita terkait
Update Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel, Siswa PJJ Sementara
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 07.17
Temuan Senjata & Narkoba di Sekolah, Komisi X: Persoalan Serius dan Harus Diusut
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 22.12
Pihak Sekolah di Jaksel Klarifikasi, Bunker Sudah Diperiksa Polisi
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 19.33
Polda Metro: Pemilik Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel Sudah Meninggal
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.51