Laba Bersih Blue Bird Capai Rp 323,8 Miliar, Lini Taksi Jadi Penyumbang Terbesar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Blue Bird Tbk mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,97 triliun pada semester I 2026, naik 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih perusahaan mencapai Rp 323,8 miliar dengan EBITDA sebesar Rp 714 miliar. Direktur Utama Andre Djokosoetono menyatakan bahwa kekuatan Blue Bird terletak pada berbagai solusi mobilitas yang saling melengkapi.
Komposisi pendapatan perusahaan masih didominasi oleh layanan taksi yang menyumbang 69 persen dari total pendapatan, atau tumbuh 11,4 persen secara tahunan. Sementara itu, sektor non-taksi yang mencakup layanan shuttle, rental, dan bus memberikan kontribusi 31 persen terhadap kinerja keuangan.
Layanan Cititrans menjadi segmen dengan pertumbuhan tercepat di kategori non-taksi berkat optimalisasi rute dan peningkatan ketersediaan armada. Peningkatan produktivitas armada di berbagai wilayah operasional serta penguatan kanal digital menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis Bluebird Group.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 16.15
Mesin Bisnis BNI Ngebut! Simpanan Nasabah Naik Rp 200 Triliun Setahun
Berita terkait
Purbaya Bakal Tarik Pajak Baru Tahun Depan, tapi Tergantung Ini
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.06
Superbank Jalankan Program LTIP, Bagian dari Strategi Jangka Panjang Perseroan
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.32
Purbaya Ungkap Setoran Pajak Tumbuh 23% di Akhir Juli
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 09.10
Pendapatan KPIG Tumbuh 15,5% di H1-2026 Mencapai Rp1,1 Triliun
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 08.26