Laporan Peringatan Spyware Apple Melonjak, Pengguna di 110 Negara Jadi Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Apple mengirim peringatan spyware mercenary ke pengguna di 110 negara, menurut laporan TechCrunch 18 Agustus. Selama beberapa tahun, notifikasi serupa telah dikirim ke lebih dari 150 negara. Spyware mercenary didefinisikan sebagai perangkat lunak komersial berkemampuan tinggi yang biasanya digunakan pemerintah untuk menargetkan individu tertentu.
Access Now mencatat lonjakan permintaan bantuan 30–40% lebih tinggi dari biasa setelah gelombang notifikasi terbaru. iVerify juga mengonfirmasi peningkatan notifikasi ancaman. Seorang tentara Ukraina yang bertempur melawan Rusia serta rekan-rekannya menerima peringatan. Peneliti senior The Citizen Lab, John Scott-Railton, menyatakan skala dan keragaman geografis penerima notifikasi belum pernah terjadi sebelumnya. Para pakar mengaitkan peningkatan laporan dengan metode notifikasi baru Apple sejak tahun ini: layar kunci, aplikasi Settings, email terhubung akun Apple, dan login web.
Apple menyarankan pengguna yang menerima peringatan untuk mengaktifkan Lockdown Mode, fitur yang membatasi fungsi perangkat guna melindungi dari serangan siber canggih. Apple menyatakan belum mengetahui kasus pengguna dengan Lockdown Mode aktif yang berhasil diretas spyware.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 09.45
Eka Gustiwana Disorot Apple, Padukan Musik dan Teknologi
Berita terkait
Apple Sebar Peringatan Spyware ke Pengguna di 110 Negara
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.00
Apple Kirim Peringatan Ancaman Spyware ke Pengguna di 110 Negara
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 17.00
Apple Kembali Peringatkan Pengguna soal Serangan Spyware, Ini yang Harus Dilakukan
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 18.16
iPhone Lipat Akan Dirilis di AS Lebih Dulu, Negara Lain Menyusul
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.05