Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Legislator Soroti Hotspot Karhutla Kalimantan, Minta Penanganan Dipercepat

Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan yang kembali meluas. Data Kementerian Kehutanan menunjukkan 518 hotspot tercatat pada 19 Agustus 2026 di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, dengan peningkatan lebih dari empat kali lipat dibanding hari sebelumnya. Akumulasi selama 17-19 Agustus mencatat 750 hotspot di tiga provinsi tersebut. Di Kalimantan Timur, BPBD mencatat 413 titik karhutla dengan luas terbakar mencapai 936,95 hektare, termasuk 72 lokasi di Kabupaten Kutai Barat dengan area terbakar 415,51 hektare.

Hetifah menekankan bahwa penanganan karhutla tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga melindungi keselamatan masyarakat yang terdampak asap. Ia meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan fasilitas kesehatan, masker, informasi kualitas udara, dan perlindungan khusus bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Selain itu, ia meminta BNPB dan BPBD memperkuat sistem komando dan koordinasi berbasis data agar respons cepat terhadap setiap deteksi hotspot.

Menurut prakiraan BMKG, kondisi cuaca masih belum mendukung penurunan risiko karhutla karena minimnya pertumbuhan awan hingga pertengahan Oktober. Hetifah menyampaikan bahwa pemerintah perlu menyiapkan skenario jangka panjang untuk menghadapi kemungkinan kebakaran berulang hingga musim hujan tiba.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait