Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Lemkapi Sebut Kombinasi Suyudi dan Wahyu Perkuat Kepemimpinan Polri

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri, menggantikan Listyo Sigit Prabowo dan Dedi Prasetyo secara berturut-turut. Pelantikan dilakukan pada Kamis, 1 Oktober 2026, setelah DPR menyetujui pengangkatan Suyudi melalui uji kelayakan dan kepatutan. Kombinasi keduanya dinilai ideal karena perbedaan pengalaman dan latar belakang kepolisian.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Saputra Hasibuan, menyatakan bahwa penunjukan ini memiliki kekuatan dari sisi pengalaman kepemimpinan. Suyudi, lulusan Akpol 1994, sebelumnya menjadi Kepala BNN, sementara Wahyu Hadiningrat, lulusan Akpol 1992, pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri termasuk Astamarena Kapolri. Edi menilai kombinasi senior dan junior dalam pasangan ini dapat menjadi kekuatan dalam membangun soliditas kepemimpinan Polri.

Menurut Edi, tantangan Polri ke depan semakin kompleks, tidak hanya terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme penegakan hukum, dan kepercayaan masyarakat. Ia menekankan pentingnya konsolidasi organisasi dan kekompakan antara Kapolri dan Wakapolri untuk memastikan seluruh jajaran Polri bergerak dalam satu visi tanpa tumpang tindih kebijakan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait