Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Lepas Kontingen WorldSkills Shanghai 2026, Wamen Fajar Targetkan Talenta Vokasi Nasional Mendunia

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq melepas resmi kontingen Indonesia yang akan berpartisipasi dalam WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 di China. Kompetisi ke-48 ini akan berlangsung pada 22-27 September 2026, dengan partisipasi lebih dari 1.400 kompetitor dari 70 negara dan wilayah dalam 64 bidang keterampilan. Fajar menyampaikan bahwa keikutsertaan ini menjadi kesempatan untuk menampilkan kemampuan talenta vokasi nasional di panggung internasional, sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah agar delegasi dapat tampil optimal. WorldSkills Competition diakui sebagai ajang kompetisi keterampilan vokasi paling bergengsi di dunia, yang menghimpun generasi muda berbakat dari berbagai negara untuk bersaing dalam bidang keahlian masing-masing.

Fajar menyampaikan harapannya agar kontingen Indonesia dapat mengukuhkan prestasi yang lebih baik dibandingkan hasil pada WorldSkills Competition 2024 di Lyon, Perancis, yang berhasil meraih dua medali emas, satu medali perak, dan dua Medallion for Excellence. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari dampak yang ditimbulkan setelah para peserta kembali ke Indonesia. Menurutnya, pengalaman berkompetisi langsung dengan talenta vokasi dari berbagai negara akan menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat pengembangan pendidikan vokasi di negeri ini.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menjelaskan bahwa para kompetitor yang dikirim telah melalui proses seleksi dan pembinaan yang cukup panjang. Sebagian besar peserta berasal dari alumni Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional, dengan sebagian sudah bekerja di industri dan sisanya melanjutkan studi di politeknik. Ia menegaskan bahwa ajang ini juga berperan sebagai jendela untuk mengamati perkembangan teknologi dan keterampilan yang relevan dengan tren masa depan.

Berita terkait