Lestari Moerdijat: Batik Hijau Harus Diiringi Keadilan bagi Pekerja Perempuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI, menyampaikan bahwa pengembangan batik hijau tidak cukup fokus pada aspek lingkungan saja. Ia menekankan pentingnya kesejahteraan pekerja perempuan sebagai bagian dari keberlanjutan produk batik. Menurutnya, banyak pekerja perempuan di sektor UMKM batik tidak mendapat kompensasi yang layak meskipun nilai produk batik hijau mulai meningkat dan memiliki pasar khusus dengan harga lebih tinggi. Lestari juga menyatakan perlunya rekonstruksi model ekonomi yang benar-benar berorientasi pada kesejahteraan pekerja, terutama perempuan, demi menyatukan tiga aspek penting: kelestarian lingkungan, pelestarian budaya, dan kesejahteraan masyarakat pekerja dalam ekosistem industri batik.
Bagikan
Berita terkait
Sempat Terkendala Biaya, PDAM Babelan Angkut Sampah di Kali Pekan Ini
kumparan · 16 September 2026 pukul 19.32
Prabowo Kenalkan Gerakan Indonesia ASRI, Mau Jakarta Jadi Garden City
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.30
Kemenko Pangan Targetkan 40.000 Lokasi Budidaya Ikan Tematik hingga 2029
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.32
Umsura Raih Dua Penghargaan UI GreenMetric 2026, Jadi Peserta Baru Terbaik di Indonesia
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 17.32