Letjen Lucky Avianto Ultimatum OPM Untuk Segera Hentikan Kejahatan Kemanusiaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengultimatum Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk segera menghentikan aksi teror dan kejahatan kemanusiaan di Papua. Ia meminta anggota OPM menyerahkan diri dan senjata ke pos TNI terdekat sebelum tindakan tegas diambil.
Ultimatum ini disampaikan sebagai respons terhadap pembunuhan empat pekerja jalan PT Sutan Harauli Jaya di Distrik Wonimo, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan pada Minggu (2/8) malam. Keempat korban diidentifikasi sebagai Barengga, Alfons, Arman Sibarani, dan Erlin Aritonang. Mereka dibunuh saat beristirahat di camp perusahaan usai bekerja pada proyek jalan milik Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wamena.
Pembunuhan dilakukan oleh dua kelompok OPM pimpinan Serius Wanimbo dan Teranus Enumbi yang menyerang pekerja dengan senjata tajam dari kegelapan malam. Tiga pekerja tewas di tempat, sementara satu ditemukan meninggal tidak jauh dari lokasi camp.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.57
Menko Polkam Pastikan Pemerintah Bersungguh-sungguh Jaga Keamanan Papua
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.37
Daftar 4 Pekerja Proyek Jalan Korban Tewas Penyerangan OPM di Papua
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 21.47
Wakil Ketua DPD RI Terima Aduan Ratusan Pengungsi dari Puncak Papua Tengah
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.06
OPM Serang Pekerja Proyek Jalan di Tolikara Papua, 4 Orang Tewas
Berita terkait
Koops TNI Habema Amankan Senjata yang Diduga Milik OPM
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.05
Baku Tembak dengan TNI, 3 OPM di Papua Tengah yang Hendak Kacaukan HUT RI Tewas
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 23.40
Pemerintah Jaga Stabilitas Papua, Warga Dijamin Aman Rayakan HUT RI
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.40
Koops TNI Habema amankan senjata diduga milik OPM di Distrik Ugimba
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 03.05