Letusan Gunung Berapi Bisa Mendinginkan Bumi, Begini Prosesnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Letusan gunung berapi besar dapat menyebabkan efek pendinginan sementara pada Bumi. Ketika erupsi melepaskan sulfur dioksida (SO₂) ke atmosfer, gas ini bereaksi dengan air untuk membentuk aerosol sulfat yang memantulkan sebagian radiasi matahari kembali ke angkasa. Partikel aerosol ini dapat bertahan di stratosfer selama beberapa tahun, menyebabkan suhu permukaan Bumi turun secara sementara. Aerosol vulkanik tidak menyebabkan pendinginan permanen karena proses kimia dan sirkulasi atmosfer akan menyingkirkan partikel ini dari stratosfer. Fenomena ini tidak dapat mengatasi pemanasan global yang disebabkan oleh peningkatan gas rumah kaca.
Bagikan
Berita terkait
BNPB Ungkap Ada 5 Gunung di Indonesia Dalam Kondisi Aktif di Level Siaga
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 19.30
Kenapa Gunung Berapi Suka Latah Kalau Ada yang Aktif Duluan
Detik.com · 8 September 2026 pukul 16.02
Anak Krakatau Kembali Meletus, Sudah 4 Kali Erupsi Sejak Pagi Ini
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 13.59
Erupsi Tanda Gunung Anak Krakatau Bertumbuh, 2019-2023 Relatif Cepat
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.19