Lewat IAPVC, Taman Safari Indonesia Dorong Karya Foto Satwa Jadi Warisan Konservasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Taman Safari Indonesia (TSI) kembali menggelar International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 di Kabupaten Bogor. Kompetisi fotografi dan videografi satwa ini memasuki penyelenggaraan ke-35 dengan tema “From Lens to Legacy”. Tema tersebut menekankan peran karya visual sebagai medium edukasi dan pesan konservasi, bukan sekadar dokumentasi satwa.
Chief Marketing Officer Taman Safari Indonesia, Alexander Zulkarnain, menyampaikan bahwa IAPVC 2026 mengajak fotografer, videografer, jurnalis, kreator konten, komunitas, generasi muda, dan masyarakat luas untuk menghasilkan karya yang menyampaikan kepedulian terhadap satwa dan kelestarian alam. Harapannya, foto, video, dan cerita dari kompetisi ini menjadi warisan visual yang menginspirasi generasi mendatang.
Penyelenggaraan tahun ini memperluas ruang partisipasi dengan sejumlah kategori, antara lain Wildlife Photo Story, Wildlife Partner Special Award, Wildlife Young Creator, Wildlife Short Video Story, Wildlife Mobile Creator Story, Wildlife Journalist Story, dan People's Choice Awards. Kompetisi ini memperebutkan total hadiah senilai ratusan juta rupiah.
Bagikan
Berita terkait
Gajah Diego PLG Minas Mati Akibat Infeksi Saluran Pencernaan Kronis
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.43
12 Bekantan Mati Gosong Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan Selatan
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.34
Gerak Cepat Rescue untuk Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.59
Manajemen Ragunan Targetkan Standar Internasional
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 15.00