Liga Arab Klaim Ledakan Baru Akan Terjadi jika Situasi Palestina Tak Berubah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Nabil Fahmy, memprediksi akan terjadi 'ledakan baru' di Gaza jika tidak ada perubahan signifikan pada situasi Palestina. Sebelum serangan Oktober 2023, Israel sudah memahami risiko ledakan, namun pelanggaran terhadap gencatan senjata menghambat implementasinya. Sementara itu, Palestina berkomitmen pada gencatan senjata. Fahmy menyatakan krisis di Lebanon tidak hanya terkait Hizbullah, melainkan juga pendudukan Israel. Amerika Serikat mengawasi kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada Oktober 2025, namun minimal 1.369 warga Palestina telah tewas sejak saat itu. Situasi saat ini membuat solusi dua negara menjadi lebih sulit dibandingkan sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 11.02
Houthi Tuduh Israel Langgar Gencatan Senjata Gaza dengan Dukungan AS
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 17.17
Ibu Hamil di Gaza Tewas Akibat Tembakan Militer Israel
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 21.20
Trump Mulai Gerah, AS Biarkan Sekutu Jatuhkan Sanksi ke Israel
Berita terkait
Liga Arab Tolak Pemindahan Paksa Warga Palestina
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.58
Liga Arab desak perlindungan warga Palestina, tolak pengungsian paksa
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 17.49
Liga Arab Serukan Perlindungan Segera Bagi Warga Palestina dan Tolak Pengusiran Paksa
VOI · 8 September 2026 pukul 17.00
Korban Tewas di Gaza Bertambah saat Israel Terus Melanggar Gencatan Senjata
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 08.15