Likud Tuding Dahlan Ingin Gulingkan Netanyahu dan Blok Sayap Kanan dalam Pemilu Israel Mendatang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Likud Israel menuduh Mohammed Dahlan, mantan tokoh Fatah yang tinggal di Uni Emirat Arab, berupaya mencampuri pemilu Israel melalui laporan surat kabar Haaretz yang dianggap palsu. Likud mempertuduh Dahlan berkoordinasi dengan pihak asing untuk menyebarkan informasi yang merugikan partai tersebut, terutama terkait dugaan peringatan Presiden UEA Mohamed bin Zayed kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelum serangan 7 Oktober 2023. Partai ini menyatakan bahwa campur tangan asing dalam pemilu Israel sudah terbukti jelas dan menyerukan penyelidikan pidana terhadap para pelaku. Likud juga menuduh Dahlan ingin menggulingkan pemerintahan sayap kanan di bawah kepemimpinan Netanyahu karena ambisinya untuk menguasai Jalur Gaza. Partai menyebut laporan yang diterbitkan oleh jurnalis Haaretz, Shlomi Eldar, dan Roth Yuval sebagai bagian dari upaya asing untuk mempengaruhi proses demokrasi Israel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 14.45
UEA Bocorkan Rahasia, Netanyahu Tahu Rencana Serangan 7 Oktober Hamas
Berita terkait
Netanyahu dalam Pembicaraan Tertutup: Partai Likud akan Kalah Pemilu kecuali Situasi Berubah
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 16.29
Reklame 'Musuh Netanyahu' Mejeng Jelang Pemilu Israel, Ada Erdogan-Mamdani
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 12.29
Pemilu Israel: Oposisi Bisa Raih Mayoritas Parlemen, Kubu Netanyahu Turun Jadi 47 Kursi
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 13.31
Netanyahu Ngotot Pasukan Israel Tak akan Mundur dari Garis Kuning Gaza, Justru Perluas Kendali
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 19.27