Likuiditas BPD jadi Sorotan, Aset Tembus Rp1.043 Triliun tapi Cost of Fund Mengintai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Likuiditas BPD nasional mencapai Rp1.043 triliun hingga Juni 2026, dengan total kredit disalurkan Rp673 triliun dan DPK Rp770 triliun. Namun, persaingan pemanfaatan dana dapat meningkatkan cost of fund (CoF), mengurangi kemampuan penyaluran kredit murah. BPD bergantung pada siklus APBD dan transfer pemerintah, sehingga perlu dipertahankan likuiditasnya untuk pembiayaan sektor produktif seperti UMKM, pangan, dan infrastruktur. Fauzi Amro menekankan perlu konsolidasi KUB, digitalisasi Tabungan Simpeda, serta pembangunan platform teknologi dan keamanan siber bersama.
Bagikan
Berita terkait
Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Sudah di Bank, Tapi Belum Dicairkan?
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.37
Kinerja BRI Kinclong, 3 Indikator Ini di Atas Rata-Rata Industri
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 11.40
Pemerintah Suntik BPJS Kesehatan Rp20 Triliun, Cair Mulai Oktober
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 21.06
SMI salurkan pembiayaan Rp178,02 M buat bangun infrastruktur Maluku
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 19.33