Likuiditas BPD jadi Sorotan, Aset Tembus Rp1.043 Triliun tapi Cost of Fund Mengintai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Likuiditas BPD nasional mencapai Rp1.043 triliun hingga Juni 2026, dengan total kredit disalurkan Rp673 triliun dan DPK Rp770 triliun. Namun, persaingan pemanfaatan dana dapat meningkatkan cost of fund (CoF), mengurangi kemampuan penyaluran kredit murah. BPD bergantung pada siklus APBD dan transfer pemerintah, sehingga perlu dipertahankan likuiditasnya untuk pembiayaan sektor produktif seperti UMKM, pangan, dan infrastruktur. Fauzi Amro menekankan perlu konsolidasi KUB, digitalisasi Tabungan Simpeda, serta pembangunan platform teknologi dan keamanan siber bersama.
Bagikan
Berita terkait
ASBANDA: BPD Tak Minta Proteksi, Tapi Level Playing Field
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 14.20
Dana Pemerintah di Himbara Ditarik September, OJK Minta Bank Siap
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.00
Livin' by Mandiri Tembus 41 Juta Pengguna, Digitalisasi Kian Efisien
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.28
Nilai Obligasi Daerah Jakarta Naik Jadi Rp 5,6 Triliun
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 21.25