Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Lima Candi Perwara Plaosan Dipugar, Pemerintah Gandeng Swasta dan Mulai Pakai Teknologi 3D-AI

Kementerian Kebudayaan mempercepat pemugaran Candi Plaosan di Klaten, Jawa Tengah, melalui kerja sama dengan sektor swasta, khususnya Djarum Foundation. Lima candi perwara di Deret 1 Nomor 1, 2, 3, 10, dan 50 sedang direstorasi. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya peran swasta dan filantropis dalam pelestarian budaya, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Pemugaran Candi Perwara Deret 1 Nomor 2 dimulai pada 5 Januari 2025 dan diproyeksikan selesai pada November 2026, dengan progres melebihi target. Kompleks Plaosan masih memiliki 72 candi perwara dan 268 stupa yang belum dipugar, sementara di kompleks Prambanan terdapat 218 candi perwara yang juga perlu pemugaran. Untuk mempercepat proses, pemerintah mendorong penggunaan teknologi digital seperti rekonstruksi visual 3D dan kecerdasan buatan (AI), sekaligus penggantian batu lapuk secara terukur, tanpa mengorbankan prinsip keaslian arkeologis. Fadli menyatakan bahwa kebudayaan harus dilihat sebagai 'motor baru pertumbuhan ekonomi', bukan beban anggaran. Pengembangan area ini akan diintegrasikan dengan Candi Prambanan, Sewu, Bubrah, dan Lumbung, lengkap dengan penataan gerbang, fasilitas pengunjung, sentra cenderamata, dan ruang kuliner lokal. Candi Plaosan juga dijuluki 'Taj Mahal-nya Indonesia' karena kisah cintanya yang terkait dengan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani, serta perpaduan unsur Hindu-Buddha yang unik pada kompleks tersebut.

Berita terkait