Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Lisensi IP Global Buka Peluang Bisnis Baru bagi Kreator Indonesia

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan kolaborasi antara pemilik kekayaan intelektual (IP) global dengan kreator lokal membuka peluang bisnis baru bagi pelaku ekonomi kreatif melalui skema lisensi resmi. Model ini dipamerkan di HoYo FEST, yang dianggap strategi meningkatkan nilai tambah ekonomi kreatif nasional, khususnya subsektor gim, kriya, ilustrasi, dan desain, sekaligus memperluas akses pasar. Irene menilai kolaborasi IP global dan kreator lokal menciptakan nilai ekonomi saling menguntungkan, memberi ruang bagi talenta Indonesia menghasilkan karya bernilai komersial tanpa kehilangan hak kepemilikan. HoYo FEST 2026 melibatkan 71 pegiat ekonomi kreatif di Artist Alley dengan sekitar 50 booth, produk hasil kolaborasi kreator Indonesia dengan IP HoYoverse. Associate Brand Director HoYoverse Indonesia Aswin Atonie menyebut acara menarik lebih dari 9.500 pengunjung sejak dibuka 30 Juli, menunjukkan potensi ekonomi dari kolaborasi industri gim, komunitas, dan kreator lokal. Pemerintah berharap model kerja sama diperluas dengan lebih banyak pemilik IP internasional untuk mempercepat pertumbuhan industri kreatif dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif kawasan. Kolaborasi berbasis lisensi IP dinilai model pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan yang mendorong peluang usaha baru dan memperkuat ekosistem bisnis kreatif.

Berita terkait