LRT Manggarai-Dukuh Atas Butuh Rp 2,7 T, Pramono: Bisa Obligasi-Danantara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembangunan lanjutan LRT Jakarta dari Manggarai menuju Dukuh Atas membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,7 triliun. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan hal ini usai peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai bersama Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (16/9/2026). Pembangunan proyek ini direncanakan dimulai pada awal 2027. Untuk pendanaannya, Pramono menyebut tersedia beberapa opsi, termasuk melalui emisi obligasi, alokasi APBD, atau pembiayaan dari Dana Amil Danantara (Danantara). Opsi penerbitan obligasi menjadi alternatif utama, namun setelah arahan Presiden Prabowo, pendanaan melalui Danantara juga menjadi opsi yang dapat dikaji. Pramono menekankan pentingnya memiliki berbagai alternatif pendanaan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan transportasi publik di Jakarta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.13
Danantara Akan Bantu Bangun LRT Velodrome Tembus Stasiun Whoosh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 17.00
Prabowo Puji Pramono: Anda Gubernur Hebat, Walaupun Bukan dari Partai Saya
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 16.55
LRT Jakarta Diperpanjang ke JIS dan Whoosh, Pramono Harap Danantara Membantu
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.47
Prabowo Jawab Permintaan Pramono soal Danantara Garap LRT Jakarta
Berita terkait
Pramono Minta Danantara Bantu Bangun LRT Jakarta, Prabowo: Wajib Membantu
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.38
Jawab Harapan Pramono, Prabowo Langsung Perintahkan Ini ke Danantara
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.35
Prabowo Balas Puji Pramono
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.21
Prabowo Resmikan LRT Jakarta Rute Rawamangun-Manggarai
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 16.00