Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

Luhut-Gus Ipul Dorong Perluasan Agen Perlinsos untuk Digitalisasi Bansos

Ketua KPTDP Luhut Binsar Pandjaitan mendorong perluasan Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk mendukung digitalisasi bansos nasional yang akan diluncurkan pada Oktober 2026. Dalam rapat koordinasi daring bersama Kemensos, gubernur, Pangdam, dan Kapolda wilayah Sumatra dan Jawa, Luhut meminta TNI, Polri, dan pemerintah daerah memobilisasi agen untuk membantu masyarakat mendaftar. Saat ini, sekitar 4,8 juta keluarga telah terdaftar, dengan target mencapai 40-50 juta keluarga hingga akhir 2026. Luhut menekankan bahwa Agen Perlinsos tidak menentukan kelayakan penerima bantuan, melainkan hanya membantu akses pendaftaran, sementara kelayakan diperiksa oleh sistem terintegrasi dengan data pemerintah. Menteri Sosial Gus Ipul mendukung digitalisasi ini sebagai solusi untuk meningkatkan akurasi data dan mengurangi exclusion error. Proses manual dinilai tidak efisien dan membutuhkan banyak waktu. Gus Ipul menyatakan bahwa Agen Perlinsos adalah relawan tanpa honor dan dilarang memungut biaya atau memanipulasi data. Saat ini, terdapat sekitar 196 ribu Agen Perlinsos yang tersebar di berbagai wilayah. Untuk mencapai target, pendaftaran dilakukan melalui portal resmi dan Gerakan Nasional Peduli Tetangga, dengan agen membantu masyarakat yang belum menguasai teknologi digital. Gus Ipul memberikan contoh konkret proses digitalisasi yang efisien: pemutakhiran data warga di Bogor selesai dalam sekitar 11 menit setelah pengajuan sanggahan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem digital dapat memproses perubahan data dengan cepat dan akurat. Gus Ipul mengajak seluruh pihak, termasuk Kapolda, Pangdam, dan pemerintah daerah, untuk bersama-sama memperluas jaringan Agen Perlinsos dan mensosialisasikan program ini kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berita terkait