M4CR Dorong Ketahanan Pangan Pesisir di Delta Mahakam Kalimantan Timur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Degradasi ekosistem mangrove di pesisir Indonesia, termasuk di Delta Mahakam Kalimantan Timur, masih menjadi tantangan lingkungan besar. Alih fungsi lahan, tekanan ekonomi, dan minimnya insentif menyebabkan banyak kawasan pesisir kehilangan perlindungan alami dari abrasi dan dampak iklim. Hilangnya mangrove juga mengancam sumber pangan masyarakat pesisir karena mangrove berperan sebagai tempat pemijahan ikan dan udang, melindungi lahan pertanian dari intrusi air laut, dan menjaga kualitas air.
Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) diluncurkan sebagai inisiatif nasional untuk rehabilitasi mangrove. Kementerian Kehutanan bersama Bank Dunia menargetkan rehabilitasi seluas 32.634 hektare hingga 2027 di empat provinsi: Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Di Kalimantan Timur, Desa Kutai Lama di Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi salah satu contoh keberhasilan. Melalui pendampingan M4CR, kesadaran masyarakat tentang pentingnya mangrove meningkat, sehingga warga rela melakukan penanaman kembali terhadap lahan mangrove yang rusak.
Bagikan
Berita terkait
BEM UNMUL Gelar Seminar Ketahanan Pangan, Begini Pandangan Sejumlah Tokoh
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 18.35
Perkuat Sinergi untuk Pesisir: M4CR dan Polda Riau Tanam Mangrove di Kuala Selat
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 16.42
Legislator Demokrat Minta Pemerintah Antisipasi Urbanisasi yang Ancam Regenerasi Petani & Sektor Pangan
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 19.25
BP BUMN Puji Peran Bulog dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.06