Mahasiswa UGM Teliti Biji Pepaya dan Carica untuk Atasi Cacing Hati Sapi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahasiswa UGM melalui Tim PKM-RE 2026 mengembangkan inovasi pengendalian fasciolosis dengan memanfaatkan ekstrak biji pepaya (Carica papaya) dan carica (Vasconcellea pubescens) sebagai agen ovisidal alami terhadap telur Fasciola sp. Penelitian dilakukan di bawah bimbingan Dr. drh. Vika Ichsania Ninditya dengan lima mahasiswa. Di Sleman, prevalensi fasciolosis pada sapi mencapai 47,2%, menimbulkan kerugian ekonomi karena organ hati sering diafkir. Ekstrak kombinasi kedua biji menunjukkan potensi kuat menghancurkan telur Fasciola gigantica, sehingga tidak dapat berkembang menjadi stadium infektif. Hasil ini dapat menjadi alternatif pengendalian parasit berkelanjutan dan memanfaatkan limbah buah menjadi bahan bernilai tambah.
Bagikan
Berita terkait
KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Cari Bukti Dugaan Korupsi yang Libatkan Anak Buah Nusron Wahid
JawaPos · 17 September 2026 pukul 13.15
Super League: Persija Vs Java United Bentrok Sama Pilkades
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 13.15
Dihadiri Dasco dan Cucun, PIA DPR Gelar Khitanan Massal 110 Anak
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.11
PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Bisa Kelola 500 Ribu Ton Sampah/Tahun
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.11