Mal Dibangun di Lahan Bekas TPA, Roboh 20 Detik-1.500 Orang Tertimbun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keruntuhan Sampoong Department Store terjadi pada 29 Juni 1995 di Korea Selatan, menewaskan 502 orang dan melukai 937 lainnya. Bangunan yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di negara itu runtuh dalam 20 detik, menimbun sekitar 1.500 pengunjung. Tragedi ini bermula dari kerusakan struktur yang diabaikan oleh manajemen demi menghindari kerugian finansial.
Lahan tempat berdirinya mal adalah bekas tempat pembuangan sampah yang tidak stabil. Pemilik, Lee Joon, mengabaikan peringatan kontraktor dan memaksakan pembangunan dengan desain yang tidak aman. Beberapa bulan sebelum runtuh, retakan pada atap dan dinding telah terlihat, namun manajemen hanya menutup sebagian lantai dan tetap beroperasi. Pada hari kejadian, kerusakan semakin parah, tetapi manajemen memilih untuk tidak menutup mal demi keuntungan. Akhirnya, suara retakan terdengar dan bangunan runtuh sepenuhnya.
Investigasi menyimpulkan bahwa kombinasi perencanaan buruk dan kelalaian pengelola menjadi penyebab utama. Pengadilan menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada Lee Joon dan 7 tahun kepada putranya, Lee Han-Sang. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang keselamatan bangunan dan tanggung jawab pengelola.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 15.03
Tragedi Memilukan di Korea Selatan Ini Jadi Pelajaran Berharga
Berita terkait
Mal Terbesar Roboh Gara-Gara Bos Ogah Perbaiki Gedung, 502 Orang Tewas
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 06.40
Angelina Jolie Jual Rumah Bersejarah di Los Angeles Seharga 400 Miliar Rupiah
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 08.56
Tabrakan Maut 7 Mobil Beruntun di Jalan Raya, 2 Orang Tewas di Tempat
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 07.50
ABG 15 Tahun Pengendara Moge Tabrak Ojol di Senayan, 3 Orang Luka
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 21.02