Malangnya Sopir di Bali Dibakar Bos, Luka 68% dan Tak Bisa Bayar Perawatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang sopir truk berusia 21 tahun, GS, dibakar hidup-hidup oleh bosnya, CP (37), di rumah korban di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, Bali. Akibatnya, GS mengalami luka bakar hingga 68% tubuhnya, termasuk di dada depan dan punggung. Korban saat ini dirawat di ruang isolasi dan intensif luka bakar di RSUP Prof Ngoerah Denpasar. Pakaian korban masih menempel pada luka bakar, dengan estimasi luka mencapai derajat 2B hingga 3. Kondisi GS sempat tidak sadar dan tidak dapat berkomunikasi saat tiba di rumah sakit. Biaya pengobatan hingga kini mencapai Rp 63 juta, dengan perawatan hari pertama mencapai Rp 19 juta. Keluarga korban, yang bergantung pada penghasilan GS sebagai sopir truk, kesulitan membayar biaya medis. Orang tua korban bekerja sebagai petani, sementara ibunya berjualan makanan ringan. Pihak keluarga pelaku sebelumnya berjanji menanggung jawab biaya pengobatan, namun kini menyatakan tidak mampu membayar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.45
Sopir yang Dibakar Bosnya di Karangasem: Usia 20 Tahun, Tulang Punggung Keluarga
Berita terkait
WN Iran Dikeroyok di Bali Usai Tegur Orang yang Ganggu Istrinya
kumparan · 23 September 2026 pukul 11.51
Info Pemadaman Listrik Rabu (23/9): Bali Utara, Gilimanuk, Tabanan dan Sanur
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 10.22
Polri dan Pecalang Perkuat Sinergisitas Pengamanan IAWP ke-63 di Bali
kumparan · 23 September 2026 pukul 09.30
Jadwal & Harga Tiket Bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Rabu (23/9), Sebegini!
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 06.46