Mantan Menhan Ukraina: Demokrasi Tidak Boleh Disandera Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Menteri Pertahanan Ukraina Mykhailo Fedorov menuntut adanya pemilihan umum meski dalam masa perang, sekaligus menyatakan demokrasi tidak boleh disandera oleh Rusia. Fedorov, yang diberhentikan dari jabatan hanya enam bulan setelah dilantik, menyampaikan melalui video di YouTube bahwa Ukraina berjuang untuk tetap menjadi negara Eropa yang bebas. Pemecatannya dianggap berkaitan dengan ketegangan dengan Panglima Angkatan Darat Oleksandr Syrskyi. Sejak invasi Rusia pada 2022, Ukraina berada dalam status darurat militer sehingga pemilihan umum ditangguhkan. Fedorov dikenal sukses memperbaiki kinerja Kementerian Pertahanan dan mendorong pemberantasan korupsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 06.10
Ukraina Jadi Korban Baru Perang AS-Iran, Nasibnya di Ujung Tanduk
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 04.37
Inggris Janji Dukung Ukraina 100 Persen Usai Diancam Rusia Soal Serangan Drone
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.16
Sengit, 620 Drone Ukraina Diluncurkan ke Moskow
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.09
Pasukan Korea Utara Perkuat Kekuatan Rusia di Ukraina
Berita terkait
201 Drone Ukraina Serbu Moskow, Rusia Bombardir Kyiv
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.25
Zelensky Tuduh Rusia Pakai Rudal Korut dalam Serangan ke Ukraina
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.18
Drone Ukraina Hantam Resor Rusia di Laut Hitam, 6 Orang Tewas
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.53
Moskow Murka Drone Buatan Inggris Hantam Rusia: 'Mereka Akan Bayar Mahal!'
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 09.22