Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Marhaenisme Dinilai Relevan Jadi Perangkat Kritis Gen-Z Hadapi Tantangan Zaman

Generasi Z dihadapkan pada berbagai tantangan yang bersumber dari kondisi struktural, seperti ketimpangan ekonomi, kecemasan iklim, dan eksploitasi kapitalisme berbasis data, bukan sekadar dari karakter pribadi. Menurut Airlangga Pribadi Kusman, dosen Ilmu Politik Universitas Airlangga, konsep Marhaenisme Bung Karno relevan menjadi perangkat kritis bagi Gen-Z untuk menghadapi realitas tersebut. Marhaenisme, kata dia, dapat membantu mempertahankan kritis dan rasionalitas di tengah kemunduran demokrasi dan penguatan supremasi sipil. Konsep ini juga dianggap sebagai jembatan dialektika untuk menggali struktur yang mengekang serta mendorong aksi sosial yang berpihak pada rakyat. Airlangga bersama Rocky Gerung menulis buku berjudul 'Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen-Z' (2026) yang menyampaikan gagasan ini secara lebih rinci. Forum Praksis seri ke-23 yang bertema 'Proklamasi Kemerdekaan, Marhaenisme, dan Gen-Z' digagas kolaborasi antara PRAKSIS, Yayasan Hatta, dan Yayasan Bung Karno, dan dihadiri oleh tokoh masyarakat seperti Halida Hatta dan Levana Taufan Sukarno.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait