Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Marina Mamonova, Perempuan Mengaku Tuhan yang Ingin Ukraina Jadi Panggung Kiamat

Marina Mamonova (lahir 1960 di Donetsk) adalah seorang mantan jurnalis Soviet yang pada 1990 mengaku menjadi Tuhan setelah mengalami kematian klinis selama aborsi. Dari peristiwa itu, dia bangun dan langsung mengucapkan 'Saya adalah Mesias!'. Perubahan hidupnya ini berkembang setelah bertemu Yuri Krivonogov, seorang mantan ilmuwan yang kemudian menjadi pengkhotbah dan pendiri Institut Jiwa Atma. Keduanya menikah dan mendirikan gerakan sektarian White Brotherhood, dengan Marina mengadopsi nama Maria Devi Khristos. Marina meninggalkan suami dan anaknya untuk mendukung gerakan ini.

White Brotherhood berkembang pesat di awal 1990-an, ketika Ukraina baru merdeka dari Uni Soviet. Gerakan ini menawarkan jawaban spiritual di tengah kemerosotan politik, ekonomi, dan krisis kepercayaan sosial. Mereka berbicara tentang kiamat, transformasi dunia, dan kedatangan zaman baru. Marina dan Krivonogov (dikenal sebagai John Swami) didukung oleh Vitaly Kovalchuk (John Peter II) dalam memimpin gerakan ini.

Kisah Marina mencerminkan fenomena sekte pasca-Soviet, ketika jutaan orang kehilangan pegangan ideologi dan mencari makna baru. White Brotherhood menjadi salah satu contoh ekstrim dari banyak gerakan spiritual yang muncul di kawasan bekas Uni Soviet pada periode transisi ini.

Berita terkait