Maroko-Israel Tingkatkan Hubungan Diplomatik di Tengah Kekhawatiran Palestina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Maroko dan Israel sepakat meningkatkan hubungan diplomatik dengan rencana pembukaan kedutaan besar dan penunjukan duta besar. Keputusan ini diumumkan melalui X Pemerintah Israel pada Rabu (17/9) setelah pertemuan di New York antara Menlu Israel Gideon Saar, Menlu Maroko Nasser Bourita, dan Dubes AS untuk PBB Mike Waltz. Maroko menjadi negara keempat Arab yang menormalisasi hubungan dengan Israel sejak 2020 melalui Abraham Accords, bersama UAE, Bahrain, dan Sudan. Kesepakatan menuai kontroversi karena Palestina masih berpendudukan Israel dan Pemerintah Palestina menyampaikan keprihatinan. Para pejabat juga sepakat memperluas penerbangan serta memfasilitasi investasi timbal balik antara kedua negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 07.00
Negara Muslim Ini Kian Lengket dengan Israel, Siap Saling Buka Kedubes
Berita terkait
Cinta Indonesia, Dubes Palestina Akan Gelar Perayaan HUT RI di Kedubes
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.32
AS Perpanjang Pembatasan Visa Pejabat Palestina Jelang Sidang PBB
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.35
Menlu Inggris Sebut Israel Kini Kehilangan Teman dan Sekutu
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.26
PM Malaysia Anwar Ibrahim Janjikan "Perang" di Jalur Logistik Israel
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.20