Maruarar Ungkap Alasan Semifinal & Final Piala Presiden 2026 Tak Digelar di Surabaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa semifinal dan final turnamen akan digelar di Bali pada 4 dan 6 Agustus mendatang. Keputusan ini berubah dari rencana awal yang sempat mempertimbangkan Surabaya sebagai tuan rumah. Maruarar menjelaskan bahwa Surabaya dianggap memiliki kondisi aman, masyarakat bersemangat, dan merupakan kota yang indah, sehingga diharapkan bisa menjadi tuan rumah di penyelenggaraan berikutnya. Diskusi dengan Wali Kota Surabaya menjadi bagian dari proses pembahasan.
Maruarar menekankan bahwa jika semifinal dan final Piala Presiden digelar di Surabaya, akan berpotensi memberikan dampak ekonomi yang besar. Diperkirakan puluhan ribu orang dari berbagai daerah akan datang ke kota tersebut, yang dapat meningkatkan pendapatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor pariwisata, restoran, hingga perhotelan. Meski demikian, untuk tahun ini, Bali ditetapkan sebagai lokasi pertandingan akhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 1 Agustus 2026 pukul 19.05
STY puji mental pemain muda usai Persija kalahkan PSMS
Berita terkait
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Imbang di Babak Pertama
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 21.39
Semifinal Piala Presiden 2026 di Bali, Nasib Suporter Masih Jadi Tanda Tanya
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.09
Maruarar Umumkan Hadiah Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp8 Miliar
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 12.47
Maruarar Umumkan Hadiah Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp8 Miliar
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 12.47