Masker Laris Imbas Abu Anak Krakatau, Pramono Minta Pedagang Tak Getok Harga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan abu vulkanik menyebar ke Jakarta, memicu lonjakan permintaan masker hingga terjadi kelangkaan dan kenaikan harga di pasar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pedagang tidak memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga masker, menegaskan bahwa masker merupakan kebutuhan publik yang harus dijaga ketersediaannya.
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen membantu masyarakat dengan tetap melakukan pembagian masker di tempat-tempat umum. Selain itu, pemerintah daerah juga terus menjalankan operasi water mist untuk menurunkan partikel abu di udara, termasuk meminta gedung-gedung dengan fasilitas water mist untuk turut mengoperasikan sistem tersebut.
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya penanganan dampak abu vulkanik yang masih terasa di sejumlah wilayah Jakarta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.00
Abu Anak Krakatau Bikin Masker Langka, Pramono: Jangan Mainkan Harga
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 16.56
Pramono minta pedagang masker tak timbun dan permainkan harga
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 18.20
2.961 Penerbangan dan 341 Ribu Penumpang Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.13
Pramono Perpanjang PJJ Jakarta Akibat Abu Vulkanik Sampai Besok
Berita terkait
Pramono: Tak Ada Rencana WFH untuk ASN Jakarta, Tetap Ngantor Pakai Masker
Detik.com · 7 September 2026 pukul 17.41
Ditlantas Polda Metro Jaya Sediakan 10 Ribu Masker bagi Wajib Pajak
Detik.com · 7 September 2026 pukul 17.34
Polantas Polda Metro Bagikan 20 Ribu Masker ke Ojol Cegah Abu Vulkanik
Detik.com · 7 September 2026 pukul 17.01
Polisi Bagi-bagi Masker ke Warga Terdampak Abu Vulkanik Anak Merapi di Serang
Detik.com · 7 September 2026 pukul 16.55