Maulid Nabi dalam Pandangan Hadis Sahih, Begini Penjelasannya
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Maulid Nabi dianggap belum ada dasar hukum dari kaum Salaf tiga abad pertama. Namun, peringatan dengan acara baik seperti tausiyah, sirah, dan berbagi makanan dapat diterima sebagai bida'ah hasanah. Hadis tsabit dalam Sahihain menjadi dasar, yang menyiratkan bersyukur atas anugerah Allah, seperti yang dijelaskan oleh Ibnu Hajar melalui puasa 'Asyura sebagai ungkapan syukur atas penyelamatan Musa dan kehancuran Fir'aun.
Bagikan
Berita terkait
Kisah Pemuda Pendosa yang Mendapat Kemuliaan karena Merayakan Maulid Nabi SAW
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 16.35
7 Ayat Al Quran yang Menyebut tentang Maulid Nabi, Apa Saja?
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 12.30
Bolehkah Maulid Nabi SAW Dirayakan? Begini Hukumnya Menurut Ulama
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 10.48
Maulid Nabi 2026: Sejarah, Dalil, dan Hukum Memperingatinya dalam Islam
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 05.15