Megan Thee Stallion Ingin Jadi "Mariah Carey Versi Musim Panas"
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rapper asal Houston, Megan Thee Stallion, mengungkapkan ambisinya untuk mendominasi musim panas setiap tahun, mirip dengan peran Mariah Carey yang identik dengan musim Natal. Dalam wawancara dengan majalah InStyle, Megan menyatakan ingin menjadi ikon musim panas dengan momen spesial pada 21 Juni, tanggal dimulainya musim panas di belahan bumi utara. Ia menekankan komitmennya untuk membangun ekosistem bisnis dan hiburan yang lebih luas di bawah konsep "Hot Girl Universe".
Ambisi ini tidak baru bagi Megan. Pada 2019, ia memperkenalkan istilah "Hot Girl Summer" yang berkembang menjadi tren budaya populer. Kini, ia memperluas konsep tersebut melalui berbagai lini usaha, termasuk parfum, pakaian renang, merek tequila, hingga waralaba restoran Popeyes. Musik tetap menjadi pilar utama, dengan album terbarunya sedang dikerjakan dan kemitraan dengan Interscope Records untuk distribusi global, sementa Megan mempertahankan hak kepemilikan penuh atas karyanya.
Megan juga mengonfirmasi kembalinya alter egonya, Tina Snow, dalam album terbarunya. Dengan langkah-langkah ini, ia berupaya memastagakan namanya di industri musik global, mirip dengan bagaimana Mariah Carey dikaitkan dengan musim Natal.
Bagikan
Berita terkait
For Revenge, Reza Arap, dan Tepe Hasilkan Museum Duka
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 09.19
Penjualan Emiten MDLA Tembus Rp 8,2 T, Laba Naik 12,6% di Semester I 2026
kumparan · 10 September 2026 pukul 03.00
7 Tahun Menahan Diri, Lea Simanjuntak Kembali dengan Ruang di Hatimu
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 01.01
Gelas Merah Suarakan Sisi Keresahan Pria Lewat Single Cobing!
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.38