Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Megawati Ingatkan Etika AI: Jangan Sampai Kalahkan Akal Manusia

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya etika dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) agar tidak melampaui akal manusia. Dalam acara Science for Development Summit 2026 di Megawati Institute, Jakarta, ia membagikan pengalaman menjadi korban penyalahgunaan AI, yakni wajahnya dan keluarganya digunakan dalam iklan komersial penjualan kue tanpa izin. Megawati menyampaikan kekhawatiran terhadap penyalahgunaan AI untuk manipulasi dan penyebaran informasi bohong yang merugikan manusia.

Dalam sambutannya, Megawati memohon kepada para ilmuwan dan pengembang teknologi agar memastikan AI tidak berkembang tanpa kendali. Ia menekankan bahwa kecerdasan buatan tidak boleh melebihi otak manusia, sebab menurutnya, kecerdasan itu adalah anugerah Tuhan. Megawati juga mendorong agar pengembangan AI diarahkan untuk kepentingan kemanusiaan, seperti di bidang medis dan rekayasa genetika.

Megawati menyoroti pentingnya kritisisme terhadap teknologi dan data yang bisa menjadi alat hegemoni baru, terutama bagi negara berkembang seperti Indonesia. Ia meminta agar tanggung jawab kemanusiaan diutamakan agar kemajuan teknologi termasuk AI berorientasi pada kesetaraan antarbangsa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait