Melihat Arah Keamanan Ekonomi Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan keterbukaan ekonomi dengan keamanan nasional. Saat ini, fokus pemerintah masih tertuju pada angka pertumbuhan investasi dan ekspor, namun terdapat risiko kerentanan strategis akibat kurangnya mekanisme peninjauan (review) investasi asing yang terlembagakan. Hal ini terlihat dari rendahnya partisipasi Indonesia dalam sengketa WTO terkait pengecualian keamanan nasional dibandingkan negara seperti Singapura, India, dan Brasil.
Urgensi pembentukan lembaga review investasi semakin meningkat, terutama setelah adanya Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat yang mewajibkan Indonesia mengadopsi mekanisme tersebut. Selain untuk melindungi kepentingan domestik, mekanisme ini penting bagi ekspansi investasi Danantara di masa depan agar memiliki kepastian hukum. Peran Kementerian Luar Negeri menjadi krusial untuk memastikan keputusan ekonomi tidak mengganggu hubungan bilateral dan komitmen internasional di tengah rivalitas negara adidaya.
Bagikan
Berita terkait
Lotte Chemical Jajaki Penjualan Saham Pabrik RI ke Danantara Senilai Rp30 Triliun
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 13.17
Ketum PB Mathlaul Anwar Apresiasi Pemerintah tak Izinkan Konser & Tolak Visa Israel Houghton
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 10.50
Rosan Soal Pengalihan Utang KCIC ke Kemenkeu: Sedang Berjalan!
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 10.40
Bos Danantara Soal Pengalihan Utang Whoosh: Sedang Berjalan
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 08.45