Membaca Gestur AHY Soal Pidato Tentang Kekuasaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pidato sambutan peringatan 25 Tahun Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (5/9/2026), menyampaikan bahwa kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Ia menekankan kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu, sebagai pelajaran dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta pergantian kekuasaan yang damai dan demokratis setelah dua periode. Pernyataan AHY mendapat komentar dari berbagai pihak, termasuk Andreas Hugo Pareira yang menyatakan pernyataan itu mencerminkan prinsip absolutisme dalam negara demokrasi, serta Ahmad Doli Kurnia yang menilai pernyataan AHY sebagai sinyal kesiapan untuk bertarung di pemilu 2029 dan membuka potensi 'poros Cikeas'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.10
Pidato AHY soal 'Kekuasaan itu Bukan Milik Seorang Selamanya', Pakar: Itu Lagi Nyindir Jokowi
kumparan · 8 September 2026 pukul 11.57
AHY Bicara 'Kekuasaan Tak Selamanya', Demokrat Tegaskan Bukan Sinyal Maju 2029
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 06.12
BRAINS Demokrat Tegaskan Pidato AHY Bicara Kerja untuk Rakyat, Bukan Pilpres 2029
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 15.26
AHY Bilang Kekuasaan Bukan untuk Selamanya, Andreas PDIP: Itu Prinsip Negara Demokrasi
Berita terkait
Ucapan AHY soal Kekuasaan Jadi Sorotan Partai Koalisi
Detik.com · 8 September 2026 pukul 09.05
Respons AHY, PAN Bicara Kesetiaan dengan Prabowo
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.56
Doli Golkar Melihat Poros Solo dan Cikeas Bergerak Menyambut Pilpres 2029
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 14.53
Respons AHY, PDIP Singgung Sejarah Bahaya Kekuasaan Absolut
Detik.com · 7 September 2026 pukul 13.55