Membangun Ekosistem Investasi Tol yang Sehat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jalan tol menjadi infrastruktur kritis dalam Sistem Logistik Nasional Indonesia, dengan target preservasi 3.116 km pada 2029. Data Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) menunjukkan 54% BUJT mengalami loss operasional, 37% belum profit, hanya 9% yang bagi dividen. Tantangan utama terletak pada tarif tol yang harus disesuaikan tiap 2 tahun berdasarkan inflasi dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pemerintah direncanakan meningkatkan SPM dari 55 ke 67 indikator tanpa mekanisme kompensasi yang memadai, berisiko menambah beban operasional BUJT. Ketidakpastian regulasi dan biaya investasi tinggi menyebabkan kesulitan pendanaan, memperlambat pembangunan tol baru dan pemeliharaan jaringan yang ada.
Bagikan
Berita terkait
Ada Pekerjaan Preservasi, Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Tol Waspada
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.04
Ada Perbaikan di Sejumlah Tol Jakarta-Cikampek, Waspada Macet
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.52
Jasa Marga Teguhkan Upaya Jaga Konektivitas & Tingkatkan Kualitas Layanan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.33
Jasa Marga Teguhkan Komitmen Jaga Konektivitas Nasional dan Tingkatkan Kualitas Layanan
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.53