Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Membangun Ekosistem Investasi Tol yang Sehat

Jalan tol menjadi infrastruktur kritis dalam Sistem Logistik Nasional Indonesia, dengan target preservasi 3.116 km pada 2029. Data Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) menunjukkan 54% BUJT mengalami loss operasional, 37% belum profit, hanya 9% yang bagi dividen. Tantangan utama terletak pada tarif tol yang harus disesuaikan tiap 2 tahun berdasarkan inflasi dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pemerintah direncanakan meningkatkan SPM dari 55 ke 67 indikator tanpa mekanisme kompensasi yang memadai, berisiko menambah beban operasional BUJT. Ketidakpastian regulasi dan biaya investasi tinggi menyebabkan kesulitan pendanaan, memperlambat pembangunan tol baru dan pemeliharaan jaringan yang ada.

Berita terkait