Membayar Tagihan Listrik dengan Sampah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara menjalankan program yang memungkinkan masyarakat membayar tagihan listrik dengan menyerahkan sampah yang telah dipilah. Sampah organik diolah menjadi kompos, ditimbang, dan dikumpulkan oleh PLN untuk pengurangan pembayaran. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, digagas oleh General Manager PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko. Aspek positif program ini mencakup ekonomi, sosial, dan lingkungan. Secara ekonomi, program ini mendukung sirkular ekonomi dengan menjaga nilai guna bahan melalui pengurangan, guna ulang, dan daur ulang. Sosialnya, masyarakat diberdayakan untuk peduli terhadap lingkungan dan ekonomi berkelanjutan. Dari sisi lingkungan, ini membantu mengatasi masalah sampah yang serius, seperti emisi gas karbon dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seperti Bantar Gebang di Bekasi, yang menghasilkan gas metana terbesar kedua di dunia dan berdampak negatif pada kesehatan masyarakat sekitar.
Bagikan
Berita terkait
Apel Perdana, Wakapolda Riau Siap Kawal Green Policing Jadi Barometer Nasional
Detik.com · 28 September 2026 pukul 10.24
Data Center AI Haus Air, 1 MW Sedot Air Kebutuhan 1 Kota
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 08.21
Lengkapi Fasilitas Pendidikan di PIK2, Sekolah Chevalier Mengonsep Belajar Lebih Dekat dengan Alam
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 15.32
Susi Pudjiastuti Dukung Prabowo, Sebut Perda yang Izinkan Bakar Hutan 'Gila dan Jahat'
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 13.00