Membayar Tagihan Listrik dengan Sampah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara menjalankan program yang memungkinkan masyarakat membayar tagihan listrik dengan menyerahkan sampah yang telah dipilah. Sampah organik diolah menjadi kompos, ditimbang, dan dikumpulkan oleh PLN untuk pengurangan pembayaran. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, digagas oleh General Manager PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko. Aspek positif program ini mencakup ekonomi, sosial, dan lingkungan. Secara ekonomi, program ini mendukung sirkular ekonomi dengan menjaga nilai guna bahan melalui pengurangan, guna ulang, dan daur ulang. Sosialnya, masyarakat diberdayakan untuk peduli terhadap lingkungan dan ekonomi berkelanjutan. Dari sisi lingkungan, ini membantu mengatasi masalah sampah yang serius, seperti emisi gas karbon dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seperti Bantar Gebang di Bekasi, yang menghasilkan gas metana terbesar kedua di dunia dan berdampak negatif pada kesehatan masyarakat sekitar.
Bagikan
Berita terkait
Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Biak Papua
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 09.45
Saat Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Biak: Mengingat Sejarah Penting RI
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 07.30
Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat di Hari Kemerdekaan, Warga Diimbau Pakai Masker
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 06.27
Piala KSP Digelar di Cibubur, Dudung Ingatkan Hobi Burung Harus Ramah Lingkungan
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 20.06