Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Menbud Dorong Kolaborasi Perkuat Ekosistem Sastra Indonesia

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menyatakan bahwa Kementerian Kebudayaan terus memperkuat ekosistem sastra Indonesia secara menyeluruh, mulai dari pengembangan talenta, penguatan komunitas dan festival, penerjemahan, promosi, hingga perluasan akses pasar dan jejaring internasional. Upaya ini disampaikan saat penyelenggaraan Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) 2026 di Jakarta, yang menjadi puncak rangkaian penghargaan setelah pemenang diumumkan pada 23 Agustus 2026. Menurut Fadli Zon, penghargaan seperti KSK penting untuk memberi apresiasi, mendorong lahirnya talenta baru, dan mencatat perkembangan zaman melalui karya sastra. Kusala Sastra Khatulistiwa, yang awalnya bernama Khatulistiwa Literary Award sejak 2001 dan digagas oleh Richard Oh bersama Takeshi Ichiki, kembali diselenggarakan sejak 2025 oleh Yayasan Richard Oh Kusala Indonesia. KSK 2026 diselenggarakan dengan dukungan Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Astra, dan Falcon Pictures. Tiga buku ditetapkan sebagai pemenang: Ikhtiar yang Tak Benar-Benar karya Nukila Amal (Novel), Hantu Ulang-alik karya Ratri Ninditya (Kumpulan Cerita Pendek), dan Nusantara, Amnesia karya Ari Pahala Hutabarat (Kumpulan Puisi). Fadli Zon menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sastrawan, komunitas, penerbit, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memajukan sastra Indonesia di kancah global. Ia berharap semakin banyak pegiat sastra terlibat dalam mendukung dan berkontribusi bagi kemajuan sastra nasional.

Berita terkait