Mendagri Minta Pengamanan ASN di Papua Diperkuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9348976/original/087225100_1789465234-IMG_1066.jpg)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta aparat keamanan memperkuat pengamanan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Papua, termasuk di Jayawijaya. Permintaan ini muncul setelah penembakan terhadap tiga pegawai asal Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh kelompok bersenjata. Tito menyampaikan bahwa tudingan para korban sebagai anggota intelijen sering digunakan kelompok bersenjata untuk membenarkan aksi kekerasan. Menurutnya, aksi tersebut bertujuan menciptakan ketakutan di tengah masyarakat dan mengganggu aktivitas warga. Tito menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, TNI, dan aparat intelijen untuk menjaga situasi kondusif, memantau pergerakan kelompok bersenjata, dan menetralisir ancaman. Dengan demikian, masyarakat dan ASN dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut. Tito berharap keamanan yang kondusif akan menciptakan rasa tenang dan keberanian bagi masyarakat untuk beraktivitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 September 2026 pukul 22.49
Mendagri Pastikan ASN Jayawijaya Korban KKB Bukan Intel: Pelaku Sebar Ketakutan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.30
Ini Harapan Tito kepada Polri, TNI, dan Intelijen usai 3 ASN Ditembak Mati di Jayawijaya
kumparan · 15 September 2026 pukul 10.09
Mendagri Harap Aparat Segera Tangani KKB Pelaku Penembakan 3 ASN Jayawijaya
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.24
KKB Tembak Mati 3 ASN, Mendagri: Selalu Alasannya Intel
Berita terkait
Komisi I Desak Ungkap Pemasok Senjata dalam Penembakan 3 ASN di Jayawijaya
kumparan · 12 September 2026 pukul 09.48
Tiga ASN Jayawijaya Ditembak, Komisi I DPR Minta Aparat Segera Bekuk Pelaku
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 18.22
ASN Asal Rote Ndao Minta Pindah Usai Penembakan KKB, Ini Kata Bupati
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 23.52
Koops TNI Habema Kejar Pelaku Penembakan 3 Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya
JawaPos · 12 September 2026 pukul 17.45