Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendes Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak lulusan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten untuk menciptakan lapangan kerja di desa dengan memaksimalkan potensi desa. Ajakan itu disampaikan dalam orasi ilmiah wisuda sarjana dan pascasarjana UIN SMH Banten, Sabtu (8/8/2026). Yandri menilai desa kini menjadi posisi penting dan strategis di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sesuai Asta Cita keenam tentang membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Kemendes PDT menjabarkan Asta Cita itu dalam 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia, mencakup Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), desa wisata, desa tematik, desa ekspor, dan lainnya.

Dalam keterangannya, Yandri menyebut sudah ada 400 desa ekspor yang diluncurkan dengan transaksi hampir Rp1 triliun. Ia juga mengatakan Banten memiliki banyak desa rintisan berpotensi menjadi desa wisata, serta desa tematik seperti desa ayam petelur, desa pedaging, desa ikan nila, desa lele, desa jagung, desa bawang merah, dan desa jahe. Yandri meminta para wisudawan mengubah pola pikir bahwa sarjana tidak hanya untuk melamar pekerjaan, tetapi bisa menghadirkan pekerjaan dan merekrut tenaga kerja. Menurutnya, desa ekspor dapat menyerap 10–15 orang tenaga kerja, BUM Desa 7–10 orang, Koperasi Desa Merah Putih 7–10 orang, dan desa wisata hingga 100 orang.

Yandri mengajak civitas akademika UIN SMH Banten mengintegrasikan 12 aksi tersebut dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada wisuda itu juga ditandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Kemendes PDT dan UIN SMH Banten mengenai pertukaran dan pemanfaatan data, pendidikan dan pelatihan SDM, penelitian, serta pemberdayaan masyarakat.

Berita terkait