Mendes Dorong TAPM Pusat Lebih Produktif Berkarya untuk Kemajuan Desa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) tingkat pusat agar lebih produktif dan berkontribusi nyata untuk kemajuan desa di Indonesia. Dalam pertemuan perdana dengan TAPM Pusat di Kemendes PDT, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026), Yandri menegaskan TAPM Pusat sebagai pilar penting yang menggerakkan ribuan pendamping desa dan kepala desa se-Indonesia. Tugas mereka meliputi merumuskan regulasi, pedoman, dan instrumen pengawasan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), serta mengoordinasikan dan mengevaluasi kendala yang dihadapi TAPM tingkat provinsi, kabupaten, hingga pendamping desa di lapangan.
Yandri menuntut TAPM Pusat bertanggung jawab mengawal program strategis seperti perencanaan Pembangunan Desa, pengelolaan Dana Desa, dan pengembangan BUMDes. Program-program ini akan menjadi tolok ukur evaluasi berkala untuk memastikan TAPM menjalankan fungsi fasilitasi, pembinaan, dan pengawasan optimal dengan standar mutu tinggi. Yandri juga menekankan perubahan pola pikir: TAPM tidak boleh hanya hadir absen di kantor tanpa hasil kerja nyata. Evaluasi akan berjalan terus tanpa posisi permanen. Turut hadir Wamendes Ariza Patria, Sekjen Taufik Madjid, dan pimpinan tinggi Kemendes PDT.
Bagikan
Berita terkait
UPN Veteran Jatim Kembangkan Aplikasi Buku Usaha Desa, Petakan Potensi Ekonomi Kemuning
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 16.10
Inovasi Ubah Desa di Lereng Penanggungan Jadi Sentra Peternakan Domba Terpadu
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 17.22
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan di Sumbar
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 16.02
TKD di Kalimantan Barat hingga Agustus 2026 capai Rp12,33 triliun
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 11.05