Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendikdasmen: ImajiNation 2026 Implementasi Pembelajaran Koding dan AI di Satuan Pendidikan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan ImajiNation 2026, kompetisi nasional koding visual untuk murid dan guru, dalam kolaborasi dengan Assemblr EDU dan didukung Samsung for Education. Program ini mendukung implementasi pembelajaran koding dan kecerdasan buatan (KKA) di sekolah melalui teknologi koding visual, pemodelan 3D, dan augmented reality (AR). ImajiNation 2026 bertujuan melatih cara berpikir sistematis, kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah, bukan sekadar kemampuan menulis kode. Kompetisi ini juga bertujuan membentuk karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir komputasional peserta didik. Kompetisi ini dibuka untuk peserta dari seluruh Indonesia, dengan target lebih dari 11.000 peserta dari 2.000 sekolah di 38 provinsi. Peserta dibagi menjadi empat jalur: murid SD/sederajat, SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan guru. Melalui platform Assemblr EDU, peserta dapat menciptakan pengalaman digital interaktif menggunakan koding visual, teknologi 3D, dan AR tanpa perlu kemampuan pemrograman berbasis teks atau perangkat keras khusus. Kemendikdasmen menekankan bahwa keberhasilan kompetisi tidak hanya diukur dari juara, tetapi juga dari pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta. ImajiNation 2026 menjadi bagian dari upaya Kemendikdasmen memperkuat ekosistem pendidikan digital melalui Rumah Pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyatakan bahwa pembelajaran KKA penting untuk menyiapkan generasi yang adaptif, berkarakter, dan berdaya saing. Staf Khusus Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan menambahkan bahwa transformasi digital pendidikan harus membentuk cara berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif untuk menyelesaikan permasalahan nyata.", "tags": ["pendidikan", "koding", "kecerdasan buatan", "inovasi", "teknologi pendidikan"]}</arg_value>

Berita terkait