Mendikdasmen: Mengenal Sains Tak Harus di Laboratorium, Bisa di Sawah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa pembelajaran sains tidak harus dilakukan di laboratorium, melainkan bisa dilakukan di alam seperti sawah. Hal ini disampaikan dalam peluncuran program pembelajaran Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM) 5M yang dilaksanakan di PAUD Terpadu Kalirejo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada Kamis (3/9). Konsep STEM 5M mengedepankan pembelajaran yang murah, mudah, menyenangkan, mindful, dan meaningful. Program ini bertujuan mengajarkan anak didik berpikir kritis dan inovatif melalui pengalaman langsung di alam, seperti mengamati padi, katak, belalang, dan kupu-kupu secara langsung. Slogan program ini adalah "Berani Mencoba, Kreatif Mencipta".
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 10.40
Kemendikdasmen Luncurkan Program STEM Nasional di PAUD Kalirejo Kudus
Berita terkait
Abdul Mu'ti Pastikan Penulisan Ulang Buku Teks Sekolah untuk Tingkatkan Muatan STEM
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.53
Mu’ti Bicara AI: Teknologi Penting, tapi Manusia yang Menentukan
kumparan · 1 September 2026 pukul 15.19
OSN 2026 Jenjang Pendidikan Dasar Ditutup, Inilah Para Peraih Medali Emas
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 00.42
Mendagri minta calon pemimpin Polri susun kebijakan berbasis sains
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 22.29