Mendikdasmen Paparkan Konsep Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315728/original/029781400_1785859050-IMG_7877.jpeg)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memaparkan konsep sekolah aman dan nyaman bagi anak, yang mencakup aspek fisik, intelektual, spiritual, sosial, dan digital. Pemaparan ini disampaikan pada acara Media Gathering Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (GERNAS RANA) di Jakarta pada 4 Agustus 2026.
Abdul Mu’ti menekankan perlunya sekolah sebagai lingkungan yang mendukung anak untuk berekspresi dan mengembangkan kreativitas. Pemerintah menerapkan pendekatan humanis, inklusif, dan partisipatif dalam membangun budaya sekolah aman, dengan mengedepankan prinsip edukasi pedagogis untuk mendukung perkembangan psikologis, mental, dan spiritual anak.
Tujuan konsep ini adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang memfasilitasi anak belajar sambil mengembangkan potensi dan kreativitas, sehingga mereka dapat menjalani proses pembelajaran dengan lebih optimal.
Bagikan
Berita terkait
Suara Terbaru dari Senayan soal PPPK Paruh Waktu Naik Level, 230 Ribu Tanpa Tes
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 05.27
Nasib Guru Swasta Jangan Dilupakan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 05.00
Prabowo: Tidak Boleh Ada Anak-Anak Bertarung Nyawa saat ke Sekolah
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.59
Kuliah Umum di Universitas Sumatera Utara, Dr. Sabar L Tobing Beri Beasiswa Penuh
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 10.15