Mendikdasmen: Program Renovasi Sekolah Prioritaskan yang Rusak Berat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyatakan program renovasi sekolah akan memprioritaskan bangunan dengan kerusakan berat, rusak sedang, serta sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Program ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan renovasi 100 ribu sekolah.
Pemerintah telah mengamankan anggaran untuk tahun 2025 dan 2026, namun masih mengusulkan tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan untuk tahun 2027. Selain renovasi fisik, Kemendikdasmen juga akan membangun studio terpusat di Jakarta dan memanfaatkan kantor UPT daerah untuk mendukung pembelajaran melalui siaran jarak jauh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 13.20
Kunjungan Dedi Mulyadi ke SMAN Cikarang, Cari Gedung Rusak Malah Temukan Fakta Mengejutkan
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 17.09
Pemerintah Siapkan Rp820,9 Triliun untuk Pendidikan 2027, MBG Dapat Rp240 Triliun
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.00
Presiden Prabowo Pastikan Sektor Pendidikan Tetap Prioritas Utama di RAPBN 2027
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 21.55
Mendikdasmen Mau Renovasi 100 Ribu Sekolah di 2027: Anggaran Masih Kita Usahakan
Berita terkait
Kemendikdasmen Buka 139 Ribu Kuota Guru CPNS Tahun Depan, Tak Wajib Lulus PPG
JawaPos · 28 September 2026 pukul 10.01
Mendikdasmen Catat Ada 71.744 Sekolah Rusak di Wilayah 3T Harus Direvitalisasi
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 13.08
Kaji PTSBH
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 08.24
OJK dan Kemendikdasmen sediakan bahan ajar literasi finansial
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 21.35